Bahaya menggunakan ban mobil beda merek


Bahaya menggunakan ban mobil beda merek - Salah satu bagian terpenting dalam sebuah kendaraan adalah Ban. Kondisi ban juga harus kamu perhatikan selagi mobil kamu gunakan.

Berbicara mengenai ban mobil, saat ini terdapat banyak sekali merk dan model buatan lokal atau juga luar. Apabila kamu menggunakan ban dengan berbeda merk tetapi memiliki ukuran yang sama, apakah ini diperbolehkan?

Bahaya menggunakan ban mobil beda merek

Dalam pembuatan ban mobil, setiap pabrikan mobil mempunyai desain, konstruksi dan penggunaan material yang berbeda-beda. Meskipun dalam ukurannya sama, baik itu untuk ring 15 atau 16. Begitu juga jenisnya, apakah ban yang kamu gunakan termasuk kedalam kategori ban basah atau juga ban untuk perjalanan kering. Termasuk juga pada kategorinya untuk kendaraan yang berbasis sedan, suv dan mobil niaga.

Menggunakan beda merk ban dapat mengurangi kestabilan. Kutipan dari Auto2000, menyatakan pattern atau pola telapak ban yang memiliki ukuran yang berbeda dapat mengganggu keseimbangan mobil ketika berlari dalam kecepatan yang tinggi. Apalagi jika mobil kamu melaju dalam jalur yang keriting, licin bekas hujan atau sedang dalam membawa muatan yang berlebih.

Hal ini karena mobil bisa mengalami hilang keseimbangan karena perbedaan grip setiap merk ban yang kamu gunakan. Misalnya pada ban mobil sebelah kiri kamu gunakan merk A dan sebelah kanan kamu menggunakan merk B. menggunakan ban yang memiliki merk berbeda, juga ternyata dapat mengurangi daya cengkraman ban ketika melakukan deselerasi atau juga ketika akselerasi.

Maka dari itu jika kamu mengganti ban kendaraan mobil. Pastikan kamu menggunakan ban pada bagian kanan dan kirinya menggunakan merek yang sesuai atau sama. Dan pastikan juga material yang ada, konstruksi dan juga telapak ban memiliki ukuran yang sama. Dengan demikian pengemudi mobil akan terhindar dari adanya kejadian yang tidak direncanakan.

Jika memiliki ban yang berbeda merk, dari sisi keamanan dan juga keselamatan. Meskipun ban yang memiliki beda merk maka penulis anjurkan penggunaannya untuk bagian depan dan belakang. Pastikan juga tapak atau kembangan roda masih tebal.

Hal ini bertujuan agar dapat memecah tabrakan angina dan memberikan daya cengkram baik sehingga dapat menjadikan mobil tetap terasa stabil ketika memacu mobil dengan kecepatan tinggi.

Ban mobil bisa kempes dan menyebabkan kecelakaan

Tidak peduli mobil berteknologi canggih dengan harga yang miliaran rupiah, ban kempes atau bocor dapat menyebabkan permasalah ketika pengemudi gunakan. Pada umumnya penggunaan ban mobil atau sepedah motor bertipe tubles atau tanpa pan dalam. Ban tubles memang mempunyai karakter yang dapat menahan angina lebih lama berbanding dengan menggunakan ban dalam.

Jika ban kamu mengalami bocor atau terkena paku. Maka tentu masih dapat kamu tambal. Dengan catatan kondisi ban memang masih layak. Namun, jika bocor itu karena benda tajam sehingga menyobek ban yang ada, maka cara paling ampuh adalah dengan mengganti ban yang lama dengan baru. Dan menjadikan ban lama sebagai ban cadangan.

Setelah mengganti ban dengan ban cadangan, langkah selanjutnya adalah dengan membawa ban itu yang masih dapat kamu tambal ke bengkel. Indonesia sendiri cukup banyak bengkel ban yang ada untuk pinggir jalan.

Pertama kali yang dilakukan oleh penambal adalah mengisi udara ke dalam ban. Kemudian langkah selanjutnya adalah mencari lubang atau bagian yang bocor dengan menggunakan air yang telah bercampur dengan sabun. Jika udara yang ada berupa timbul pada area ban maka itu adalah area ban yang bocor.

Setelah bagian yang bocor ketahui, biasanya bank akan langsung tambal menggunakan alat atau peralatan yang memang biasa digunakan. Namun langkah ini tanpa melepas ban mobil dari velgnya atau hanya menyumbat bannya saja.

Penyumbatan ban terbuat dari kulit pendek strip dan telah tertutupi oleh karet lengket mentah. Ketika strip ini masuk ke dalam ban yang bocor. Maka akan menutup lubang secara penuh.

Apa itu sistem penambal ban?

Penambal merupakan istilah dari plester mentah untuk menambah bagian yang ada pada dalam ban. Penggunaannya ini untuk menambal roda tersebut.

Berbagai teknik dalam tambal ban melalui ban dalam atau juga menyumbat ban yang bocor. Keduanya tentu memiliki kelebihan tersendiri, walaupun saat ini sangat jarang sekali yang menggunakan teknik penambalan dari dalam ban.

Sedangkan sistem penyumbat ini adalah langkah sementara karena lebih efisien dalam harga dan juga cukup mudah untuk kamu lakukan sendiri juga bisa. Untuk harga setiap tambal ban tubles setiap daerah berbeda beda mulai dari Rp 10.000 ribu saja.

Lalu, mengapa tidak menggabungkan kedua langkah itu dalam mengatasi bocor pada ban? Sebenarnya, cara penambalan dengan teknik penyumbatan ini sangat rekomendasi sekali. Selain pengerjaan yang harus melepas ban terlebih dahulu dari velg nya. Cara ini juga memberikan keamanan yang lebih dalam keadaan darurat apapun.


0 Komentar