Fakta Menarik Mazda CX-60 2022

Fakta Menarik Mazda CX-60 2022 - Mazda akhirnya secara resmi akan rilis pada wilayah Jepang, Eropa dan Australia. Mazda CX-60 2022 memiliki model yang anyar dan platform yang benar-benar terbaru dari Mazda. Namun Mazda sendiri memastikan jika Mazda CX-60 2022 tidak akan menggantikan posisi dari CX-5 atau CX-50 yang sudah ada terlebih dahulu.

Pabrikan asal jepang ini, memang sudah menyadari dari awal tahun dan mengumumkan jika lini SUV mereka akan bertambah satu segmen. Termasuk dalamnya memperbarui beberapa model yang sudah ada. Begitu pula memperbanyak varian mobil elektrik.

Karenanya, Mazda CX-50 sudah habis masanya. Dan Mazda CX-60 2022 yang muncul. Ini adalah model PHEV pertama dari keluaran mobil Mazda untuk segmen SUV.

Mazda CX-60 2022 memiliki desain yang tangguh. Masih tetap menggunakan desain dari Kodo Soul Motion, Mazda CX-60 2022 memiliki perawakan bak cukup berbeda dengan CX-5 atau juga CX-50. Hal ini karena pahatan tubuh dari Mazda CX-60 2022 lebih kekar berbanding dengan saudaranya.

Lampu depan tetap menggunakan model projector LED dengan padukan oleh DRL. Namun jika kita perhatikan, desainnya sedikit berbeda dengan CX50. Hal ini terlihat memanjang sampai pada sentuhan area grill nya.

Pada bagian lekuk bumpernya depan, dan pemilihan desain velg. Serta pada bagian pahatan body belakang begitu agresif. Memperkuat kesan karakter mobil Mazda CX-60 2022 sebagai SUV tangguh dan stylish.

Menggunakan platform dan mesin yang lebih powerfull. Ini jelas lebih besar berbanding dengan saudaranya CX-50. Selain itu Mazda CX-60 2022 juga mulai menggunakan platform baru dan sistem penggerak roda keduanya. Yang mereka sebut sebagai Skyactiv multi solution scalable archiculture.

Fakta Menarik Mazda CX-60 2022

Mengenai spesifikasinya Mazda CX-60 mobil ini henda distribusikan ke masyarakat, kabarnya memiliki 3 pilihan transmisi yang ada. Satu diantaranya adalah mesin hybrid plug-in.

Sumber tenaganya berasal dari mesin bensin dengan 4 silinder 2.5 L yang telah kombinasikan dengan baterai dan motor elektrik. Hasilnya tenaga puncak dari SUV ini dapat menyentuh 327 PS pada torsi maksimal 500 Nm. Kemampuan ini menjadikan Mazda CX-60 2022 sebagai segmen SUV Mazda terkuat.

Terdapat fitur yang berlimpah. Sebagai salah satu model terbaru Mazda CX-60 2022 mempunyai kesan SUV modern dengan fitur kekinian. Karenanya mobil Mazda CX-60 2022 juga sudah menggunakan panoramic sunroof dengan ukuran diameter yang cukup besar.

Kemudian pada drivernya telah terdapat perangkat menggunakan kamera khusus yang ada pada kabin mobil. Fungsinya adalah untuk merekam posisi duduk, jarak setir, dan menyimpan memori khusus. Sehingga ketika pengemudi Mazda CX-60 2022 kembali duduk pada kokpit. Tingga menekan satu tombol saja, dan semua pengaturan dapat kembali seperti settingan kita menggunakan mobil.

Kemudian pada meter cluster terdapat head unit dengan ukuran 12.3 inci dengan teknologi head-up display. Lantas pada bagian tengah dasbor juga telah tersedia monitor yang panjang dengan ukuran 12.3 inci.

Untuk tipe paling bawahnya saja memiliki harga Rp 827 jutaan. Semenatra pada tipe tertingginya bisa menyentuh harga Rp 905 jutaan. Bayangkan saja jika model Mazda CX-60 2022 masuk kedalam indonesia sebagai status utuh bukan CBU. Pasti harganya dapat menyentuh Rp 1 miliar lebih.

Laporan hasil penjualan mobil baru selama bulan April 2022 mengalami yang namanya penurunan yang signifikan. Berbanding dengan bulan Maret 2022. Berdasarkan hasil dari Gabungan Industri Kendaraan bermotor Indonesia atau biasa kita sebut dengan gaikindo. Penjualan mobil Mengalami penurunan hingga 15,9% pada bulan april 2022.

Pada Maret 2022 secara sales atau distribusi dari pabrik ke dealer. Terdapat 89.000 unit kendaraan, namun sayangnya pada bulan April. Bertepatan dengan bulan puasa saja penurunan wholesales mengecil sampai 80.000 unit kendaraan.

Terdapat 300.000 unit mobil yang sudah terjual

Hal ini kita bisa maklumi karena biasanya penjualan mobil akan mengalami penurunan pada bulan Ramadan. Meskipun terdapat aktivitas publik, bukan berarti dapat mendongkrak penjualan kendaraan mobil saja. Terlebih lagi karena hari kerja yang lebih singkat dan terpotong dengan cuti bersama sesuai dengan kalender.

Hal ini juga sama dengan penjualan retail mengalami penurunan 9,3%. Dari yang sebelumnya, itu penjualan bisa mencapai 89.000 unit. Namun mengalami penurunan sampai 81.000 unit kendaraan. Kendati demikian bila kita bandingkan dengan bulan April tahun lalu. Maka pencapaian pada Tahun 2022 ini sangatlah baik.

Pada tahun lalu, misalnya saja pada wholesales mencatat angka 78.0000 naik sekitar 5% dari setiap tahunnya. Hal ini berbanding dengan periode yang sama.

Bila kita akumulasikan sepanjang bulan Januari sampai dengan April 2022. Setidaknya terdapat 320.000 unit yang terjual kepada konsumen atau penjualan retail. Sementara itu pada distribusi ke jaringan atau wholesales sebanyak 346.000 unit kendaraan mobil.

Lagi-lagi kita bandingkan dengan periode pada tahun lalu maka perolehan 4 bulan pertama pada Tahun 2022 ini sangatlah positif. Untuk wholesales sendiri mengalami kenaikan hingga 30% daripada tahun sebelumnya yaitu 265.000 unit kendaraan saja. Kemudian pada ritel mengalami kenaikan 24,2% dari tahun sebelumnya yaitu 257.000 unit kendaraan.

Jika kita lihat dari data tersebut bukan tidak mungkin penjualan pada kendaraan mobil pada Tahun 2022 ini akan terus meningkat. Pasalnya selama 4 bulan pertama saja sudah dapat mencetak angka 346.000 unit kendaraan yang terjual.

Asumsinya jika selama 4 bulan berikutnya hingga tutup tahun bisa mencapai angka yang sama. Maka dapat kita peroleh angka 900.000 unit kendaraan yang bisa tercapai untuk tahun ini.

Walaupun adanya bulan puasa atau bulan Ramadan tepat di bulan April. Mengalami penurunan yang cukup signifikan hingga mencapai 15% dari bulan sebelumnya. Namun jika kita bandingkan dengan tahun lalu tentunya akan mengalami jauh kenaikan yang sangat pesat.



Perbedaan Isuzu Panther dan Innova Barong - Setelah resmi tidak dipasarkan lagi mulai tahun 2021 lalu. Kiprah dari Isuzu Panther ini hanya tersisa bekasnya saja. Alhasil, Toyota pun bermain sendiri dengan menggunakan Kijang Innova Reborn dengan mesin diesel.

Jauh sebelum adanya Innova Reborn Diesel, pertarungan MPV telah ada sejak Isuzu Panther Grand Touring dengan Toyota Kijang Innova Barong.

Mungkin menurut kalian pertarungan ini tidak sekelas. Karena Innova barong memiliki tampilan yang mewah dan kekinian. Sebenarnya tidak jika berbicara mengenai harganya. Karena Isuzu Panther grand touring mempunyai harga selisih lebih murah berbanding dengan Toyota Kijang Innova Barong.

Bahkan jika kita bandingkan dengan Toyota Kijang Innova Barong diesel dengan tipe G 2020, Isuzu Panther grand touring 2020 hanya memiliki selisih sekitar Rp 31 jutaan saja. Dalam edisi menutup kiprahnya, Isuzu Panther Grand Touring 2020 lalu memiliki harga RP 337 juta.

Sedangkan Toyota Kijang Innova Reborn dengan tipe GMT memiliki harga Rp 368 Juta.. Jika berbanding dengan Toyota Kijang Innova reborn memang agak jomplang perbedaanya. Karena Isuzu Panther grand touring tidak mengalami facelift sejak tahun 2014 lalu. Yang artinya secara kelengkapan interior dan eksterior tentu sebenarnya lebih cocok jika kita sandingkan dengan Toyota Kijang Innova Barong.

Lantas bagaimana dengan kenyaman terhadap kabin masing-masing mobil itu? Mari kita bandingkan dari kelengkapan fitur, kenyamanan antara Toyota Kijang Innova Barong dengan Isuzu Panther grand touring.

Perbedaan Isuzu Panther dan Innova Barong

Toyota Kijang Innova Barong lebih mewah. Pada perubahan facelift nya sejak 2013 lalu. Toyota Kijang Innova Barong memiliki beberapa update baik itu eksterior atau juga interior. Pada eksteriornya, ubahan paling dapat kita kenali adalah pada bagian grill besar dengan bentuk perisai hingga pada bagian bumpernya. Hal ini yang akhirnya menjadikan Toyota Kijang Innova memiliki sebutan kijang barong.

Namun, kita kali ini hanya terfokus terhadap interior dalamnya saja, yang dimana pengguna dan penumpang menghabiskan separuh waktunya dalam kendaraan. Secara konfigurasi penggunaan tempat duduk, Toyota Kijang Innova Barong memiliki tempat duduk hingga 8 orang.

Ada juga raga fitur yang tersedia pada Toyota Kijang Innova Barong tipe G yaitu adanya double din dengan ukuran 6 inci dan sudah touchscreen. Pada masanya belum support sistem android atau juga apple carplay.

Untuk tipe V pada Toyota Kijang Innova Barong memiliki double din 8 inch roof monitor. Word leather steering wheel dengan steering switch. Dan sebagainya.

Interior pada Isuzu Panther grand touring, hanya terfokus pada jumlah penumpang saja

Interior pada Panther Touring mempunyai ruang kabin yang sangat luas. Mobil Panther ini dapat menampung orang hingga 7 tempat duduk. Dengan ruang kabin yang luas ini sebenarnya menjadikan penumpang merasa nyaman bila menggunakan mobil untuk jarak jauh.

Meskipun grand touring adalah varian yang tertinggi dari Isuzu Panther. Namun kamu jangan berharap ruang kokpit yang terlihat modern ya. Karena mobil panther ini memang memiliki desain yang lebih memikirkan pada fungsional daripada estetika.

Berbicara pada media hiburannya, terdapat dvd monitor yang terdapat pada bagian atap mobilnya. Selebihnya masih sangat sederhana dan juga standar khas mobil MPV 8 seater. Seperti adanya ac double blower, head unit single din yang dapat terkoneksi DVD, subwoofer dan juga roof rail.

Setiap baris pada Isuzu Panther sudah memiliki headrest untuk alasan keselamatan pengguna dan sangat membantu, apabila terjadi kecelakaan. Pada bangku baris ketiga dari Isuzu Panther ini memiliki armrest bagi penumpang pada sisi kiri dan juga kanan.

Kesimpulan. Dengan harga mobil bekas Isuzu Panther sekitar Rp 230 jutaan untuk grand touring tahun 2016. Memang sedikit lebih murah berbanding dengan Innova barong tipe g mt tahun 2015 yang memiliki harga Rp 245 jutaan. Tapi memiliki konsekuensi pada seaternya yang sederhana, Berbanding dengan innova

Pada segi aspek kenyamanannya sendiri Isuzu Panther ini memiliki sifat yang begitu dasar, seperti suspense yang enak, jok kursi yang nyaman, dan kabin yang lega. Sisanya adalah sama seperti mobil era 2000an yang masih menggunakan head unit single din, dan belum airbag juga.

0 Komentar